Gaza (INA) – Kepala Komite Koordinasi Pemasukan Barang ke Jalur Gaza, Raed Fattouh, mengatakan hari ini, Rabu, bahwa pendudukan Israel mengizinkan masuknya 400 truk bahan bangunan dan bahan bakar melalui penyeberangan Kerem Shalom. Fattouh menjelaskan, truk yang dijadwalkan masuk akan memuat barang-barang untuk sektor komersial dan pertanian, serta bantuan dan transportasi. Dia menunjukkan bahwa bensin dalam jumlah terbatas, bahan bakar transportasi, dan gas untuk memasak akan dipompa, serta memompa solar dalam jumlah terbatas untuk satu-satunya pembangkit listrik di Strip. Fattouh menyebutkan, di antara truk tersebut terdapat 100 truk bermuatan kerikil untuk infrastruktur jalan proyek Qatar di Gaza. Abu Salem dianggap sebagai satu-satunya penyeberangan komersial tempat barang dan bahan bakar memasuki Jalur, dan otoritas pendudukan menutupnya pada hari Jumat dan Sabtu, dan berulang kali setiap minggu. Patut dicatat bahwa jumlah yang diizinkan masuk tidak memenuhi kebutuhan penduduk, terutama bahan bangunan untuk membangun dan memulihkan apa yang telah dihancurkan oleh agresi Israel baru-baru ini di Jalur tersebut. (Akhir) Muhammad Al-Khalidi
satu menit



