Jeddah (UNA) – Persatuan Kantor Berita Organisasi Kerja Sama Islam (UNA) dan Dana Solidaritas Islam menandatangani perjanjian hibah hari ini, Senin, di markas besar Dana tersebut di Jeddah, untuk membangun situs web bagi kantor berita nasional di sejumlah negara anggota yang kurang berkembang.
Perjanjian tersebut ditandatangani atas nama Federasi oleh Direktur Jenderal, Mohammed bin Abdul Rabbo Al-Yami, dan atas nama Dana tersebut oleh Direktur Eksekutif, Mohammed bin Suleiman Aba Al-Khail.
Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama kedua pihak untuk membangun platform digital bagi kantor berita di 10 negara terbelakang di Organisasi Kerja Sama Islam, sesuai dengan spesifikasi teknologi terkini, yang akan meningkatkan akses digital ke konten media dari kantor berita tersebut, meningkatkan keterbacaan dan penyebarannya, serta meningkatkan tingkat pertukaran berita antar negara anggota.
Direktur Jenderal Uni, Profesor Mohammed bin Abdulrab Al-Yami, memuji peran penting Dana tersebut dalam membiayai dan mendukung proyek ini secara finansial, menekankan bahwa Uni sangat memperhatikan untuk mempromosikan transformasi elektronik di kantor berita anggota, dan memungkinkan mereka untuk mengikuti perkembangan pesat yang dialami oleh industri produksi media, terutama di tingkat digital.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Dana Solidaritas Islam, Profesor Muhammad bin Sulaiman Aba Al-Khail, menegaskan bahwa perjanjian tersebut merupakan puncak dari kerja sama yang bermanfaat dan efektif antara Dana tersebut dan Uni dalam kerangka tujuan bersama, seraya mencatat bahwa Dana tersebut tertarik pada sektor media dalam proyek dan bantuannya, mengingat peran penting sektor ini dalam mempromosikan komunikasi dan pemahaman antar umat Islam, serta mendukung program pembangunan dan peradaban negara-negara anggota.
Kesepakatan ini hadir dalam kerangka pelaksanaan resolusi-resolusi terkait, sebagaimana yang telah diumumkan oleh Majelis Umum Uni Eropa, dalam sesi keenamnya yang diadakan secara virtual pada tanggal 27 Januari 2025, yang menyerukan kepada Uni Eropa untuk bekerja sama dengan negara-negara anggota guna menyediakan studi komprehensif tentang status platform digital kantor berita anggota, dan untuk berupaya memperbarui situs web kantor berita yang menghadapi kesulitan teknis, terutama di negara-negara anggota yang paling kurang berkembang, serta untuk memobilisasi dukungan teknis dan keuangan yang diperlukan untuk mencapai hal tersebut.
Konferensi Menteri Luar Negeri Islam, pada sesi ke-51 yang diadakan di Istanbul, Turki, pada tanggal 21-22 Juni 2025, juga menyerukan kepada Uni untuk berkontribusi pada proses pengembangan situs web kantor berita di negara-negara anggota yang paling kurang berkembang.
(sudah selesai)



