
Damaskus (UNA/SANA) – Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Suriah menyatakan kecaman kerasnya terhadap serangan Iran yang kembali terjadi di wilayah Negara Kuwait, Kesultanan Oman, Kerajaan Bahrain, Kerajaan Hashemite Yordania, dan Wilayah Kurdistan di Republik Irak, menggunakan pesawat tak berawak dan rudal, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara, ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitas mereka, serta pelanggaran terhadap ketentuan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam pernyataan yang diterbitkan kemarin, Sabtu, Kementerian menegaskan solidaritas penuh Republik Arab Suriah dengan saudara-saudaranya dalam menghadapi serangan-serangan ini, mengulangi penolakannya terhadap segala sesuatu yang dapat merusak keamanan dan stabilitas kawasan, dan menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan negara dan integritas wilayahnya, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, dengan cara yang berkontribusi pada pelestarian keamanan dan perdamaian regional.
Kecaman dari Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Suriah ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Timur Tengah, menyusul serangkaian serangan Iran yang menargetkan sejumlah negara Arab.
(sudah selesai)



