Dunia

Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk mengutuk serangan Iran terhadap Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Riyadh (UNA/SPA) – Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Negara-Negara Arab Teluk, Bapak Jassim Mohammed Al-Budaiwi, mengutuk keras serangan keji Iran yang menargetkan Kerajaan Bahrain, Negara Kuwait, dan Kerajaan Hashemite Yordania, serta penargetan infrastruktur dan fasilitas vital yang menyertainya, yang mengakibatkan sejumlah anggota angkatan bersenjata di Negara Kuwait terluka.
Ia menekankan bahwa apa yang telah dilakukan Iran merupakan eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan mencerminkan desakan yang jelas untuk melanggar semua aturan dan norma internasional, serta pengabaian yang tidak dapat diterima terhadap konsekuensi menyeret kawasan itu ke dalam ketegangan dan ketidakstabilan yang lebih lanjut.
Sekretaris Jenderal menekankan bahwa penargetan infrastruktur dan fasilitas vital tidak hanya mengancam negara-negara yang menjadi sasaran, tetapi juga secara langsung memengaruhi keamanan seluruh kawasan. Ia menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil langkah-langkah praktis dan pencegahan guna memastikan penghentian serangan berulang Iran dan meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang bertanggung jawab, demi menjaga keamanan dan perdamaian regional serta mencegah kawasan tersebut terjerumus ke dalam eskalasi lebih lanjut.
Ia menekankan bahwa Dewan Kerja Sama Teluk bersatu dengan negara-negara tersebut dan mendukung semua langkah yang mereka ambil untuk melindungi keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayah mereka, serta menyampaikan harapannya agar anggota angkatan bersenjata yang terluka di Negara Kuwait segera pulih.

(sudah selesai)

Berita Terkait

Pergi ke tombol atas

Chatbot UNA

Selamat datang! 👋

Pilih jenis bantuan:

Alat Verifikasi Berita Palsu

Masukkan teks berita atau klaim yang ingin Anda verifikasi, dan sistem akan menganalisisnya serta membandingkannya dengan sumber yang dapat diandalkan untuk menentukan keakuratannya.

0 Surat
Berita tersebut sedang diverifikasi.
Analisis konten...

Verifikasi diperlukan

Status

Analisis