
Jeddah (UNA) – Direktur Jenderal Forum Pemuda Kerja Sama Islam, Rasoul Omarof, menekankan pentingnya bekerja dalam struktur organisasi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang terpadu, koheren, dan kuat. Beliau menjelaskan bahwa diskusi selama pertemuan koordinasi tahunan kesembilan lembaga-lembaga OKI, yang diadakan di markas Sekretariat Jenderal OKI pada hari Kamis, 11 Desember 2025, menegaskan kembali prioritas bersama yang membutuhkan kerja sama erat, mekanisme yang stabil, dan program yang berbasis bukti dan hasil nyata.
Ia menjelaskan bahwa Forum Pemuda Kerja Sama Islam terus berkomitmen untuk menyelaraskan upayanya dengan hasil pertemuan koordinasi tahunan antara lembaga-lembaga Organisasi Kerja Sama Islam, dan untuk berkontribusi pada implementasi visi organisasi tersebut. Ia menekankan bahwa tahun lalu forum tersebut melaksanakan berbagai program di bidang pengembangan pemuda, peningkatan kapasitas, diplomasi budaya, kesehatan mental, kesukarelawanan, kepemimpinan, inklusi sosial, dan kursus pelatihan khusus tentang kesehatan mental dan ketahanan psikososial bagi pemuda di Somalia dan Yaman, serta menyelenggarakan sesi dalam Forum Pemuda Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam kerangka diplomasi dan kepemimpinan pemuda, ia menunjukkan bahwa forum tersebut menerapkan simulasi model Organisasi Kerja Sama Islam, dan akademi diplomasi regional di Turki, Indonesia, Gambia, Burkina Faso, dan Qatar. Forum ini juga menyelenggarakan Kamp Pelatihan Media Internasional di Antalya bekerja sama dengan jaringan TRT dan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Turki, di samping memperluas cakupan partisipasi forum melalui kehadiran di KTT Ekonomi Islam Dunia “Al Baraka”, Forum Kewirausahaan di Makkah, dan menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi tentang rekonstruksi dan pembangunan Gaza bekerja sama dengan Anera dan Palestine Emerging Foundations.
(sudah selesai)



