
Damaskus (UNA/SANA) – Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Suriah mengutuk serangan Iran yang menargetkan sebuah fasilitas perumahan di kota Al-Kharj di Kerajaan Arab Saudi, yang mengakibatkan kematian dua warga sipil dan melukai beberapa lainnya.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin pagi, kementerian tersebut menyatakan "penolakan tegas terhadap setiap tindakan agresi yang menargetkan warga sipil dan daerah pemukiman," menyerukan perlunya menghormati hukum dan norma internasional dalam melindungi warga sipil.
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat juga menegaskan dalam pernyataannya solidaritas Republik Arab Suriah dengan Kerajaan Arab Saudi yang bersaudara dalam tragedi ini.
Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka ketika sebuah "proyektil militer" jatuh di provinsi Al-Kharj, selatan Riyadh, menurut Pertahanan Sipil Saudi pada hari Minggu, saat Iran terus menyerang negara-negara Teluk sebagai tanggapan atas serangan AS-Israel terhadapnya.
Juru bicara Pertahanan Sipil mengatakan dalam sebuah unggahan di platform X: “Proyektil tersebut jatuh di lokasi perumahan milik sebuah perusahaan pemeliharaan dan kebersihan di Kegubernuran Al-Kharj,” seraya mencatat bahwa dua orang berkewarganegaraan India dan Bangladesh tewas dan 12 lainnya terluka.



