Dunia

Presiden Indonesia menerima Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia

Jakarta (UNA) – Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menerima di Istana Kepresidenan di ibu kota, Jakarta, Yang Mulia Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Ketua Dewan Ulama Muslim, Sheikh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa.

Dalam pertemuan tersebut, Yang Mulia memuji kedudukan global Liga Muslim Dunia sebagai rujukan pemersatu bagi umat Muslim, terutama perannya yang menonjol dalam membangun jembatan antarmazhab Islam, serta perannya yang aktif dan berpengaruh dalam melawan fenomena Islamofobia. Hal ini dilakukan dalam konteks pembahasan isi pidato yang disampaikan oleh Yang Mulia Sekretaris Jenderal atas nama umat Muslim di bawah naungan Liga pemersatu mereka, pada tanggal 15 Maret, dari mimbar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, atas permintaan Majelis Umum dalam perayaan pertamanya untuk kesempatan ini.

Sementara itu, Yang Mulia Sekretaris Jenderal menegaskan bahwa Liga Muslim adalah dari dan untuk umat Islam, dan bahwa Liga Muslim mengerahkan seluruh kemampuannya untuk melayani mereka. Berdasarkan rahmat bagi semesta alam yang diutus oleh Nabi kita yang mulia ﷺ dan akhlak mulia yang beliau utus untuk menyempurnakannya, Liga Muslim berupaya untuk melayani seluruh umat manusia, terutama segala hal yang berkontribusi pada tercapainya perdamaian dan keharmonisan masyarakatnya.

Yang Mulia menyinggung upaya Liga Muslim Dunia dalam memberikan kontribusi untuk mendukung inisiatif dan proyek amal di seluruh dunia, dan membahas proposal yang diajukan kepadanya untuk dukungan dan promosi, dengan mencatat bahwa semua itu dibingkai dengan persetujuan pemerintah di setiap negara.

Yang Mulia juga mencatat model kerukunan dan koeksistensi Indonesia di antara komponen-komponennya di bawah payung satu negara-bangsa, dan menekankan bahwa model ini, berdasarkan pengalaman dan inspirasinya, merupakan salah satu pilar fundamental dalam mendukung perdamaian dunia dan kerukunan masyarakatnya, terutama di negara-negara dengan keberagaman agama dan etnis.

(sudah selesai)

Berita Terkait

Pergi ke tombol atas