Jeddah (UNA) – Markas Besar Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam di Jeddah pada hari ini, Kamis, 11 Desember 2025, menyaksikan perayaan Hari Ketahanan Pangan Organisasi tersebut, dengan kehadiran Yang Mulia Sekretaris Jenderal, Bapak Hussein Ibrahim Taha, dan sejumlah kepala delegasi serta perwakilan negara anggota dan lembaga yang berafiliasi dengan Organisasi tersebut.
Duta Besar Berik Arin, Direktur Jenderal Organisasi Islam untuk Ketahanan Pangan (IOFS), menyampaikan pidato yang menekankan bahwa hari ini melambangkan komitmen negara-negara anggota untuk bekerja sama dalam meningkatkan ketahanan pangan, dan mencatat bahwa hari ini memperingati berdirinya organisasi tersebut pada tanggal 11 Desember 2013.
Duta Besar Arin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sekretariat Jenderal atas penyelenggaraan acara tersebut, mengapresiasi dukungan yang tak tergoyahkan yang diberikan kepada Organisasi Islam untuk Ketahanan Pangan, dan atas upaya yang bertujuan untuk mempromosikan kerja sama pangan dalam keluarga Islam.
Direktur Jenderal meninjau program-program paling menonjol yang diimplementasikan oleh organisasi tersebut, termasuk Program Ketahanan Pangan untuk Afghanistan (AFSP), Inisiatif Ketahanan Pangan di Afrika (AFSI), dan Program Bantuan Pangan untuk Gaza, yang konvoi pertamanya berangkat dari Yordania pada Januari 2025 dengan dukungan sejumlah negara anggota.
Ia juga mengumumkan bahwa Bank Gen Internasional akan memasuki fase implementasi tahun depan dengan dukungan Kazakhstan dan Dana Pembangunan Qatar, untuk menjadi pusat ilmiah dalam melestarikan keanekaragaman genetik tanaman dan mengembangkan tanaman tahan iklim.
Perayaan tersebut mencakup penandatanganan nota kesepahaman antara Organisasi Islam untuk Ketahanan Pangan dan Komisi Hak Asasi Manusia Tetap Independen, dengan Organisasi Islam untuk Ketahanan Pangan diwakili oleh Yang Mulia Duta Besar Berik Arin, sementara Komisi diwakili oleh Yang Mulia Direktur Eksekutif, Dr. Hadi bin Ali Al-Yami.
(sudah selesai)



