Organisasi Kerjasama Islam

Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam berpartisipasi dalam argumen lisan Mahkamah Internasional

Jeddah (UNA) - Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Hussein Ibrahim Taha, memimpin delegasi Sekretariat Jenderal Organisasi tersebut menuju Den Haag guna turut serta menyampaikan argumen lisan organisasi tersebut di hadapan Mahkamah Internasional pada Februari 26 Tahun 2024 M, yang diharapkan dapat mengeluarkan pendapat hukum atas permintaan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai akibat hukum pendudukan Israel yang timbul akibat terus menerusnya pelanggaran Israel terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, dan akibat dari tindakannya. pendudukan jangka panjang atas wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, termasuk Yerusalem Timur.

Perlu dicatat bahwa organisasi tersebut telah mengajukan permohonan hukum tertulis ke pengadilan pada tanggal 25 Juli 2023, serta komentar atas permohonan yang diajukan ke pengadilan oleh negara-negara dan organisasi internasional lainnya pada tanggal 25 Oktober 2023, yang menegaskan tidak sahnya hak tersebut. Pendudukan Israel dan kebijakannya berdasarkan pemukiman kolonial, pemindahan paksa, dan diskriminasi rasial, penyitaan tanah, dan penghancuran rumah-rumah warga Palestina, merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan.

Sebanyak 25 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam dijadwalkan untuk menyampaikan permohonan mereka dalam sidang yang diadakan oleh Mahkamah Internasional sepanjang periode 19-26 Februari.

(sudah selesai)

Berita Terkait

Pergi ke tombol atas