Organisasi Kerjasama Islam

Presiden Chad menyerukan upaya terpadu untuk menemukan solusi mendesak terhadap kehancuran dan pembunuhan yang terjadi di Palestina

Riyadh (UNA/SPA) Letnan Jenderal Mohamed Idriss Déby Itno, Presiden Republik Chad, menggambarkan situasi di Jalur Gaza dan perang buruk yang dihadapinya sebagai krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, seraya menyebutkan waktu penyelenggaraan KTT gabungan Arab-Islam di Riyadh untuk membahas situasi krisis di Gaza dan apa yang dihadapinya, beliau memiliki isu Palestina yang menempati bidang Arab dan Islam.

Dalam pidatonya di hadapan KTT gabungan Arab-Islam yang luar biasa yang diadakan di Riyadh hari ini, ia menyerukan untuk menyatukan semua upaya untuk menemukan solusi mendesak terhadap kehancuran dan pembunuhan yang terjadi di Palestina oleh pasukan pendudukan Israel, dan agar kita menggunakan semua kemampuan. untuk menghentikan memburuknya situasi kemanusiaan di sana akibat kejahatan berdarah yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di seluruh wilayah pendudukan, khususnya di Jalur Gaza.

Presiden Republik Chad menekankan bahwa waktu menjadi penting bagi bangsa Islam untuk mencapai solusi yang berkelanjutan dan final sehingga rakyat Palestina dapat hidup dalam keamanan dan keselamatan di negara mereka sendiri, sesuai dengan resolusi internasional, menyerukan keputusan-keputusan penting yang harus diambil oleh komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai awal dari upaya untuk menyelesaikan krisis ini, selain memberlakukan gencatan senjata dan penarikan tegas seluruh pasukan Israel dari Jalur Gaza, dan menerapkan seluruh resolusi internasional dan PBB untuk menjamin hak-hak rakyat Palestina dan hak mereka atas kedaulatan atas negaranya.

(sudah selesai)

Berita Terkait

Pergi ke tombol atas