Palestina

UNICEF memperingatkan meningkatnya tingkat kekurangan gizi di kalangan anak-anak dan wanita hamil di Gaza.

New York (UNA/WAFA) – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan bahwa ribuan anak telah dirawat di rumah sakit karena kekurangan gizi akut di Gaza sejak gencatan senjata Oktober lalu.
UNICEF mengkonfirmasi bahwa 9300 anak menerima perawatan untuk kekurangan gizi akut pada bulan Oktober.
Juru bicara UNICEF, Tess Ingram, mengatakan dalam konferensi pers di Jenewa bahwa meskipun jumlahnya telah turun dari puncaknya yang mencapai lebih dari 14 anak pada Agustus lalu, angka tersebut masih jauh lebih tinggi daripada tingkat yang tercatat selama gencatan senjata singkat pada bulan Februari dan Maret, yang menegaskan bahwa aliran bantuan masih belum mencukupi.
Ingram berkata: “Situasinya jelas: perempuan yang kekurangan gizi telah melahirkan bayi prematur atau berat badan lahir rendah yang meninggal di unit perawatan intensif, atau hidup dan menderita kekurangan gizi atau komplikasi kesehatan.”
Ia menambahkan: “Pada bulan Oktober, kami menerima 8300 ibu hamil dan menyusui untuk perawatan malnutrisi akut, yang berarti sekitar 270 per hari di wilayah yang belum pernah tercatat kasus malnutrisi di kalangan ibu hamil sebelum Oktober 2023.”
Juru bicara tersebut menyatakan penyesalannya “atas hambatan yang diberlakukan oleh otoritas Israel yang mencegah masuknya beberapa pasokan medis dasar ke Jalur Gaza,” dan menyerukan dibukanya perlintasan Rafah untuk bantuan kemanusiaan.

(sudah selesai)

Berita Terkait

Pergi ke tombol atas