
Salfit (UNA/WAFA) – Pagi ini, Minggu, otoritas pendudukan Israel mencabut puluhan pohon zaitun dari tanah Wadi Qana di kota Deir Istiya, barat laut Salfit.
Ibrahim Al-Hamad, Direktur Jenderal Direktorat Pertanian di Kegubernuran Salfit, mengatakan kepada Wafa bahwa pendudukan tersebut mencabut sekitar 135 pohon zaitun yang berusia lebih dari tujuh tahun, milik tiga petani dari kota tersebut, dan mencatat bahwa serangan ini merupakan bagian dari serangkaian pelanggaran berkelanjutan terhadap lahan pertanian di wilayah tersebut.
Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Oktober lalu, pasukan pendudukan dan pemukim Israel melakukan total 2350 serangan, melanjutkan serangkaian terorisme yang sedang berlangsung oleh negara pendudukan terhadap rakyat Palestina, tanah dan properti mereka.
Tentara pendudukan melancarkan 1584 serangan, sementara para pemukim melakukan 766 serangan. Total serangan terkonsentrasi di wilayah Ramallah dan Al-Bireh dengan 542 serangan, Nablus dengan 412 serangan, dan Hebron dengan 401 serangan.
Serangannya bervariasi antara serangan fisik langsung, mencabut pohon, membakar ladang, mencegah pemetik zaitun mengakses tanah mereka, merampas properti, dan menghancurkan rumah serta fasilitas pertanian.
(sudah selesai)


