Comstik

Para insinyur Sudan menerima sertifikat pelatihan tingkat lanjut sebagai bagian dari program bersama antara COMSTECH dan Universitas Nottingham.

Islamabad (UNA) – Pada hari Selasa, di Universitas Teknologi Nasional (NUTECH) di Islamabad, sertifikat diberikan untuk program pelatihan teknis khusus bagi para insinyur Sudan, sebagai bagian dari inisiatif bersama antara Komite Tetap Kerja Sama Ilmiah dan Teknologi Organisasi Kerja Sama Islam (COMSTECH) dan Universitas Teknologi Nasional (NUTECH).

Upacara tersebut dihadiri oleh Duta Besar Saleh Mohammed Ahmed Mohammed Siddiq, Duta Besar Republik Sudan untuk Pakistan, sebagai tamu utama, sementara Profesor Dr. Mohammed Iqbal Chaudhry, Koordinator Umum COMSTECH, hadir sebagai tamu kehormatan. Hadir pula Letnan Jenderal (Pensiunan) Muazzam Ijaz, Hilal Imtiaz (Militer), Rektor Universitas Nottak, bersama sejumlah pejabat senior, akademisi, dan perwakilan dari lembaga mitra.

Selama upacara tersebut, sertifikat secara resmi diberikan kepada sekitar 20 insinyur Sudan yang berhasil menyelesaikan kursus Desain dan Manufaktur Berbantuan Komputer (CAD/CAM/CNC), yang diselenggarakan oleh Universitas Nottingham. Program pelatihan ini didanai dan dikoordinasikan oleh COMSTECH sebagai bagian dari mandatnya untuk meningkatkan kemampuan teknis dan mempromosikan kerja sama Selatan-Selatan di antara negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC).

Dalam sambutannya, Profesor Dr. Mohammad Iqbal Chaudhry menekankan komitmen berkelanjutan COMSTECH untuk mempromosikan pengembangan sumber daya manusia, penelitian terapan, dan transfer teknologi di seluruh negara anggota OKI. Beliau menjelaskan bahwa inisiatif pelatihan tersebut bertujuan untuk membekali kaum muda dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri dan untuk mendorong kerja sama akademis dan teknis jangka panjang di antara negara-negara anggota.

Sementara itu, Duta Besar Aftab Ahmad Khokhar, Asisten Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam untuk Sains dan Teknologi, memuji inisiatif pelatihan bersama antara COMSTECH dan NOTC, menekankan bahwa program kolaborasi ini memainkan peran penting dalam meningkatkan kapasitas, mendorong kerja sama ilmiah, dan mengembangkan keterampilan teknis para profesional dari negara-negara anggota organisasi tersebut.

Sementara itu, Letnan Jenderal (Pensiunan) Muazzam Ijaz, Rektor Universitas Notic, menyoroti fokus universitas pada pendidikan praktis dan terapan yang selaras dengan tuntutan industri modern. Beliau menegaskan kembali komitmen Universitas Notic, dalam kemitraan dengan Comstec, untuk mendukung program peningkatan kapasitas internasional, dan menyatakan keyakinannya bahwa para insinyur yang terlatih akan berkontribusi secara efektif terhadap pembangunan industri di Sudan.

Program pelatihan intensif ini memberikan pengalaman langsung kepada para peserta dalam teknologi manufaktur terkini, termasuk desain berbantuan komputer (CAD), manufaktur berbantuan komputer (CAM), pengoperasian mesin CNC, dan teknik pembuatan mesin. Para insinyur juga memperoleh pengalaman praktis pada peralatan industri canggih seperti mesin pengolah kayu CNC, mesin pengeboran dan penguliran, unit pengelasan, mesin pemotong aluminium, mesin pengasah perkakas, dan mesin penggilingan, semuanya di bawah bimbingan anggota fakultas berpengalaman dan pakar teknik dari Universitas Nottingham.

Selain pelatihan akademis, Institut Ilmu Kesehatan Primer memfasilitasi pengaturan akomodasi dan perawatan bagi para insinyur Sudan di Islamabad.

Keberhasilan pelaksanaan program ini dan distribusi sertifikat mencerminkan upaya berkelanjutan COMSTECH untuk mempromosikan kerja sama teknis internasional di antara negara-negara anggota OKI, dan berkontribusi pada penguatan hubungan akademis, teknis, dan diplomatik antara Pakistan dan Sudan.

(sudah selesai)

Berita Terkait

Pergi ke tombol atas