
Damaskus (UNA/SANA) – Suriah mengutuk keras serangan Iran yang menargetkan dua kapal tanker milik Uni Emirat Arab di Selat Hormuz, di dalam perairan teritorial Oman, yang mengakibatkan kematian satu anggota kru dan melukai beberapa lainnya.
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa tindakan-tindakan ini merupakan pelanggaran hukum internasional dan prinsip-prinsip kebebasan navigasi, serta berkontribusi pada meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, yang berdampak negatif pada keamanan dan stabilitas regional dan internasional.
Kementerian Luar Negeri menambahkan: Suriah menegaskan solidaritas penuhnya dengan UEA dalam menghadapi setiap agresi yang memengaruhi kedaulatan, keamanan, dan stabilitasnya, serta menekankan pentingnya menghormati aturan hukum internasional dan memastikan keselamatan dan keamanan navigasi maritim.
UEA mengumumkan pada hari Senin bahwa rudal jelajah Iran menargetkan kapal tanker minyak "Mombasa" dan "Al-Bahia" di jalur pelayaran selatan Selat Hormuz, di perairan Oman, yang mengakibatkan kematian satu anggota kru kapal tanker "Mombasa" dan melukai 8 lainnya.
(sudah selesai)


